LIFESTYLE
Kebumen Jadi Tuan Rumah International Geofest 2025

SEAToday.com, Jakarta - Geopark Kebumen, Jawa Tengah akan menjadi tuan rumah International Geotourism International Festival & Conference (Geofest) ke-6 tahun 2025.
Dilansir dari laman Geopark Kebumen, terpilihnya Kebumen sebagai tuan rumah merupakan hasil keputusan The 8th Asia Pasific Geoparks Network Symposium yang dilaksanakan di Cao Bang, Vietnam, 8-15 September 2024.
Geopark Ciletuh-Pelabuhan Ratu, Geopark Kebumen dan Geopark Langkawi Malaysia mencapai kesepakatan untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan International Geoutourism International Festival & Conference atau GeoFest 2025.
Penandatanganan kesepakatan ini pun dilakukan oleh General Manager masing-masing geopark dengan disaksikan Ketua Jaringan Geopark Asia-Pasifik yaitu Prof.Ibrahim Komoo.
GeoFest merupakan event yang memadukan kegiatan wisata dan ilmiah guna memajukan dunia geowisata.
Event Internasional ini akan dilakukan dalam tiga tahap yaitu Pra-Event, Main Event serta Post Event. Geopark Kebumen sendiri ditunjuk sebagai tuan rumah pada acara utama/main event International GeoFest 2025 ini.
Sementara, Geopark Ciletuh-Pelabuhan ratu akan menjadi tuan rumah Pra-Event, dan Geopark Langkawi akan menjadi tuan rumah Post Event.
General Manager Geopark Kebumen, Sigit Tri Prabowo mengatakan bahwa kegiatan kolaboratif semacam ini akan memperkuat posisi Geopark Kebumen di kancah Regional dan Internasional setelah mendapatkan Rekomendasi Persetujuan Aplikasi untuk menjadi UNESCO Global Geopark oleh Dewan UGGp.
“Sekalipun penetapan resmi sebagai UNESCO Global Geopark baru akan dilakukan beberapa bulan kedepan, tapi saat ini kami berkomitmen untuk terus aktif di kancah regional dan internasional. GeoFest diharapkan akan membawa potensi wisata Kebumen untuk terus semakin dikenal di pasar internasional” jelas Sigit Tri Prabowo.
Rencananya, kegiatan utama Geofest ke-6 2024 di Kabupaten Kebumen akan diselenggarakan pada akhir bulan Mei 2025.
Kegiatan ini akan diisi dengan pameran yang diikuti oleh UMKM lokal, pelaku wisata serta mitra geopark dari dalam dan luar negeri. Selain itu, akan dilengkapi dengan kegiatan Symposium yang melibatkan banyak peneliti dan akademisi.