• Saturday, 05 April 2025

Sariawan Dua Minggu Lebih Bisa Jadi Gejala Kanker?

Sariawan Dua Minggu Lebih Bisa Jadi Gejala Kanker?
Ilustrasi mulut (Pexels.com)

SEAToday.com, Jakarta - Indra Parmaditya selaku Dokter Spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT) di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM) menyerukan kepada masyarakat untuk mewaspadai gejala kanker mulut karena sariawan yang berlangsung lebih dari dua minggu.

Melansir Antara, Indra mengatakan kalau ada kerusakan, pertumbuhan, atau perubahan tidak normal yang terjadi di area gusi mulut segara lakukan pemeriksaan lanjutan ke dokter.

"Kalau misalnya ada sariawan, yang kalau kita lihat secara awamnya itu menetap lebih dari dua minggu, itu harus banget kita waspadai. Harus dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk menentukan apakah ini merupakan suatu lesi yang lebih berbahaya," katanya dalam diskusi mengenai kesehatan mulut dan tenggorokan yang diikuti secara daring di Jakarta, Kamis (22/02/2024).

Dokter THT itu menyebutkan ada tiga jenis lesi yang perlu diwaspadai, yaitu leukoplakia atau bercak berwarna putih yang tidak hilang ketika digores, eritroplakia atau bercak merah yang berdarah ketika digores, dan eritroleukoplakia atau kombinasi keduanya yang dapat berkembang menjadi kanker.

Indra menganjurkan, apabila terlihat salah satu dari lesi itu segera periksa ke dokter untuk segera ditangani.

"Harus dengan pemeriksaan biopsi ya, kita ambil sedikit jaringannya kemudian kita tes di laboratorium, di mikroskop dengan pemeriksaan khusus untuk melihat apa sih sebenarnya sariawannya ini," paparnya.

Selain mewaspadai lesi yang menyerupai sariawan, Indra juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai adanya benjolan yang terletak di mulut pada bagian amandel. 

Indra mengatakan, bentuknya seperti benjolan yang berada di kedua sisi (kiri dan kanan) dari orofaring (belakang tenggorokan), bukan struktur seperti samsak tinju yang selama ini dipahami kebanyakan orang.

Sariawan pada bibir dan mulut  menimbulkan rasa perih dan bisa mengurangi selera makan. Penyebab sariawan beragam, mulai dari kekurangan vitamin, tidak sengaja menggigit lidah atau dinding mulut, alergi terhadap makanan, terkena infeksi virus, hingga stres.

Penulis: Halimatun Zakiah

Share
Explore Nusantara
Sumba Crowned Asia’s Top Travel Destination for 2025 by Time Out

Sumba Crowned Asia’s Top Travel Destination for 2025 by Time Out

How to Get to Ragunan Zoo Using KRL, Transjakarta, and LRT

Ragunan Zoo is one of the most visited tourist destinations in Jakarta.

Exploring the Harmonious Culture of the Mentawai Tribe: The Oldes...

Known for its rich culture and unique traditions, one of the most interesting things about the Mentawai tribe is their traditional tattoo art, called TikTik.

Mount Semeru Shuts Down for Climbers Until January 16

The Bromo Tengger Semeru National Park (TNBTS) decided to temporarily close the Mount Semeru climbing route on January 2-16, 2025.

KAI Wisata Introduces Panoramic Train on Mutiara Timur Route

Starting December 24, 2024, PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) launches the Panoramic Train as part of the Mutiara Timur service.

Trending Topic
Popular Post

NewJeans Will Debut at Billboard Music Awards 2023

South Korean girl group NewJeans will perform at the 2023 Billboard Music Awards on November 19.

Golden Disc Awards 2024 Will be Held in Jakarta, Here are The Tic...

The 2024 Golden Disc Awards (GDA) will be held at the Jakarta International Stadium (JIS) on January 6.

PARAMABIRA, BINUS University Choir Wins International Competition...

PARAMABIRA secured victory setting the record for the highest score ever recorded in the Sing'N'Pray Kobe competition.

NewJeans Wins Top Global K-pop Artist Award at 2023 Billboard Mus...

NewJeans also won the new Top Global K-pop Artist Award. They won over Stray Kids, TOMORROW X TOGETHER, TWICE, and Jimin of BTS.

NCT 127 Concert Tickets "NEO CITY: JAKARTA - THE UNITY" On Sale S...

K-Pop boy group NCT 127 will hold a concert titled NCT 127 3RD TOUR "NEO CITY: JAKARTA - THE UNITY", which will be held at Indonesia.

Wonderful Indonesia
Ijen Crater Nature Park Implements Cashless Ticket Payments

Ijen Crater Nature Park Implements Cashless Ticket Payments

Get Ready for the Fun! Rawa Belong Milkfish (Bandeng) Festival Re...

Visitors can expect a feast for the senses, featuring a variety of traditional Betawi performances such as the fascinating milkfish deboning demo, energetic Betawi dances, and lively gambang kromong and palang pintu musi...

Mount Rinjani to Implement Zero Waste Policy Starting April 2025

The Mount Rinjani National Park Authority (TNGR) in Lombok, West Nusa Tenggara, will implement a "zero waste".

Plataran Komodo Indonesia Named 'Best for Romance' at 2025 Condé...

Plataran Komodo is the only resort in Indonesia to win the award, beating out countries with the best hospitality industries in the world, such as the Maldives, Thailand, Australia, and Japan.

Top 10 Beaches You Can’t Miss in 2024, Indonesia’s Pink Beach Inc...

Indonesia's Pink Beach, also known as Tangsi Beach, has secured the seventh spot on this list. Its striking pink sand makes it a visually stunning destination and a popular spot for photography.